• My tweets

    • Jusuf Kalla, orang tua tak tahu malu. Haus kekuasaan.. Kasus Century tak kuasa di cegahnya msh ingin jadi Wapres, sontoloyo ! (s bukan k) 2 days ago
    • Katanya Jokowi adalah pemimpin yg merakyat. Rhoma Irama sejak dulu jadi idola rakyat se nusantara. Kalau Jokowi - Rhoma ? Rakyat di 'uja' 2 days ago
    • Joko Widodo sukses jd presiden, peribahasa harapkan burung terbang tinggi,punai di tangan di lepaskan jd peribhs gombal ! 2 days ago
    • Menggugat @SBYudhoyono dan DPR RI 2009 - 2014 karena mengangkangi sistem Presidensial sesuai UUD 1945. Mereka sengaja MAKAR thdp NKRI ! 3 days ago
    • Tak suka dengan semua calon presiden. Tak punya karakter jadi presiden. Bangsa kok dibuat main2 3 days ago
    • The Kingdom of Saudi Arabia ask Gen. Sisi to execute 529 members of moslem brotherhood immediately #Egypt #aprilmop 5 days ago
    • @wideshotmetrotv @anisha_dasuki Lebih heboh jika petugas TPS pake koteka dan yg perempuan cuma pake rok jerami, bertelanjang dada. Yuk..! 5 days ago
    • Menyebalkan sekali melihat warna pesawat kepresiden RI, cuci otak gaya Amerikanisme. 6 days ago
    • Kalau begitu anda @kompascom dan lembaga survey lainnya tidak kredibel ya ? Kok tega anda menolak artikel dan novel ku, wkwkwk.. 6 days ago
    • Hai you @koctaviana Kamu cantik, putih, muluuuuus... 1 week ago

Mematahkan Ramalan Tentang Satria Piningit


Dalam Jangka Jayabaya dan Serat Ronggowarsito di sebutkan bahwa Indonesia atau Nusantara dalam masa 100 tahun akan di pimpin oleh 7 (tujuh) orang.  Sejak Indonesia merdeka tahun 1945 hingga tahun 2009 ini sudah ada 6 (enam) orang Presiden. Mereka adalah :

1.Presiden Soekarno (Satrio Kinunjoro), berkuasa tahun 1945 – 1965 atau sekitar 20 tahun.

2.Presiden Soeharto (Satrio Mukti Wibowo Kesampar Kesandung), berkuasa tahun 1966 – 1998 atau sekitar 32 tahun.

3.Presiden Bacharudin Jusuf  Habibie (Satrio Jinumput Sumela Atur), berkuasa tahun 1998 – 1999 atau sekitar 1 tahun.

4.Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Satrio Lelono Topo Ngrame), berkuasa tahun 1999 – 2001 atau sekitar 2 tahun.

5.Presiden Megawati Soekarnoputri (Satrio Hamong Tuwuh),  berkuasa tahun 2001 – 2004 atau sekitar 3 tahun.

6.Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (Satrio Pambukaning Gapuro), berkuasa tahun 2004 – 2009 atau 5 tahun.

======================================================

Sudah 6 (enam) orang presiden dengan total berkuasa selama 63 tahun

Agar ramalan Jangka Jayabaya dan Serat Ronggowarsito terpenuhi kebenarannya bahwa dalam 100 tahun ada 7 (tujuh) orang satrio atau pemimpin maka Presiden Republik Indonesia ke-7 harus berkuasa selama 37 tahun. Jelas ini tidak sesuai dengan konstitusi yang berlaku sekarang di Indonesia.  Dalam UUD 1945 yang telah di amandemen menyatakan bahwa Presiden RI hanya bisa menjabat kembali dengan dipilih kembali oleh rakyat dalam Pilpres 2 kali saja atau hanya 10 tahun berkuasa. Meskipun Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono katakanlah terpilih kembali pada periode 2009 – 2014 untuk terakhir kalinya, Presiden Republik Indonesia ke-7 ini harus berkuasa selama 32 tahun.  Dan itu tetap masih bertentangan dengan konstitusi yang ada. Kecuali bila kita kembali ke UUD 1945 yang asli. Dengan kembali ke UUD 1945 yang asli maka akan memungkinkan Presiden RI ke-7 ini bisa berkuasa selama 32 tahun seperti yang pernah di alami Presiden Soeharto. Tapi sepertinya kondisi sosial politik dalam era reformasi sekarang ini sangat sulit terjadi bahkan mustahil.

Tapi bila kondisi sosial dan politik Indonesia sangat kacau balau pada 5 (lima) tahun mendatang bisa saja ramalan itu akan terbukti. Pada saat inilah seharusnya Satria Piningit  muncul untuk menjadi Presiden RI ke-7.  Sudah pasti sosok Satria Piningit ini sangatlah kuat dan berpengaruh sehingga seluruh elemen masyarakat taat dan patuh padanya. Membuatnya kembali ke UUD 1945 yang asli sehingga memungkinnya berkuasa 32 tahun. Bila 5 (lima) tahun mendatang kondisi Bangsa Indonesia aman-aman saja maka ramalan Jangka Jayabaya dan Serat Ronggowarsito tentang Satrio Piningit yang akan berkuasa sebagai Presiden RI ke-7 jelas BOHONG BELAKA !

Click Here!

About these ads

16 Tanggapan

  1. Inilah rahasia dari ramalan prabu Jayabaya, kemungkinan memang Indonesia tengah dilanda kekacauan yang amat sangat pada pemilu mendatang. Sudah saatnya kita kembali ke UUD 1945 yang asli, yang memungkinkan pemimpinnya berkuasa lebih dari 30 tahun. Ini menjadi tapak landasan bagi bangsa Indonesia untuk berbenah ke arah era lepas landas yang diidam-idamkan oleh pemimpin Indonesia sebelumnya seperti Soekarno dan Soeharto.

  2. You benar kalau berdasarkan perhitungan masa tugas presiden RI, tp kalau diliat dari para pembuat prediksi tentang satria piningit, bisa jadi masa kepemimpinan indonesia yang berikutnya bisa mencapai 32 tahun setelah adanya goro-goro besar, karena SBY dianggap sebagai Satria pambukaning Gafuro, jd yang ke 7 (tujuh) itulah yang akan memakmurkan negara RI, hingga Rakyat Indonesia betah dipimpin oleh orang tsb/Satria Piningit (gemah ripah loh jinawi) namanya juga pendapat…tong !,

  3. Mas, walau ramalan itu tak pas tidaklah bajik mengatakan bohong belaka. Bila mereka berdua mendapatkan bocoran dari mahkluk selestial karena kedekatannya kepada Sang Khaliq, lalu apa yang bisa kita wariskan kepada anak cucu ?

    Jangka Jayabaya (menang dalam menghadapi marabahaya) telah begitu banyak yang terbukti. Untuk menelaah suatu ramalan tentu tidak begitu mudah manakala kita hanya melakukan pendekatan secara akal pikir semata. Karena banyak yang tersirat yang menuntut kedalaman intuisi bagi penerjemah suatu ramalan.

    Satria VII yang disebut sebagai Satria Pinadita sinisihan wahyu atau banyak orang menyamakan dengan ratu adil, satria piningit, dan entah apa lagi.

    Banyak orang memaknai bahwa ratu adil bukanlah sosok orang namun merupakan suatu sistem peri kehidupan laku hidup BERPANCASILA!

    Sementara yang berpendapat itu sosok seorang pemimpin Nusantara boleh – boleh saja karena memang kita sedang dalam zaman jahiliah supra modern dan Dajal siap menyergapnya di mana – mana.
    Nah dari pada menunggu munculnya sosok tersebut alangkah bijan dan bajik bila kita awali dengan diri kita masing – masing untuk segera hijrah berlaku hidup berpancasila dari pada nunggu – nunggu ibarat pungguk merindukan bulan.

    Soal goro – goro yang diprerdiksi akan muncul itu sudah begitu jelas karena bangsa dan negara ini setidaknya telah mengkhianati tiga hal yakni mengkhianati :
    1. Berkat – rahmad dan anugerah TUHAN dengan adanya Negara Proklamasi yang berdasarkan PANCASILA.
    2. Bung Karno dengan “Desoekarnoisasi” sejak Pak Harto hingga kini. (Tap 33/MPRS/97 dibiarkan abadi).
    3. Jasmerah !

    Akibatnya multi bencana timbul tak saja alam tapi non alam termasuk transportasi, undang – undang, budaya, nurani, sejarah dan lain sebaginya.

    Siap – siaplah menghadapi bencana yang selalu saja silih berganti!
    Bravo semoga kita semua terselamatkan dari mara bahaya. amin

  4. RAMALAN JAYA BAYA MEMBERI HARAPAN AKAN TERHINDARNYA KITA DARI KEHANCURAN.DUNIA INI ADA YANG MENCIPTAKAN.ADA YANG MEMELIHARA.SATRIA PININGIT ADALAH SALAH SATU CARA TUHAN MEMELIHARA DUNIA..BAGI ORANG YANG FRUSTRASI TANYAKANNLAH PADA KARMAMU.SATRIA PININGIT TIDAK MUNGKIN MEMANGSA DAN MEMBUNUH MAKHLUK.TIDAK MAKAN DAGING.BURUNGNYA BURUNG KUTILANG BUKAN BURUNG GAGAK PEMAKAN BANGKAI.

  5. aku tak tahu apa itu satria piningit, barangkali aku satria penyengit (satria yg dibenci)

  6. SBY akan jatuh karena terlalu banyak memungut pajak

  7. yang jelas, satria piningit akan muncul bila sudah waktunya, dan tidak akan ada lagi RUU yang membuat kas negara habis oleh para anggota2 DPR.. ( RUU sekarang hanya mementingkan sebagian pihak penguasa bukan untuk rakyat) dan hanya UUD 1945 lah yang merupakan UU yang merangkul semua kalangan karna dibuat oleh para pemimpin dengan ketulusan hati demi rakyatnya.. bukan sekedar menambah pundi2 rekening para pemimpin yang rakus..

    jadi bagi para pemimpin yang kotor, bersiap siaplah menerima balasan atas apa yang telah kalian lakukan terhadap rakyat…

    kebenaran pasti akan menang melawan kejahatan…..

  8. Ini akhir jaman.Jaman ini jaman kaliyuga.Jaman Kaliyuga adalah jaman kaum Asura.Asura itu raksasa.Tingkah manusia seperti prilaku raksasa.Pemakan daging.Setiap hari makan daging.Setiap hari mulut manusia berhiaskan darah.Sapi yang suci dibunuh untuk berbagai hidangan pemuas napsu.Halal dalam bahasa sansekerta artinya racun.Semua makanan berlabel halal.Jadi semua makanan dijaman Kaliyuga ini racun adanya.Sebagai mana manusia makan racun kelakuannya tidak sesuai dengan apa Tuhan Harapkan.Hingga kemudian mengundang murka Tuhan.

  9. Kepada yang dihormati KH Amidhan dan para pembaca sekalian,

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Sehubungan dengan pernyataan Bapak KH. Amidhan yang dimuat dalam harian Republika tanggal 9 April 2010, tentang peluncuran buku Tsunami membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (TMAPBT), maka dengan ini kami memberi tanggapan sebagai berikut:

    Sebelumnya kami sangat menyayangkan komentar Bapak; kelihatannya dibuat tanpa Bapak membaca buku TMAPBT terlebih dahulu. Sebagai ulama, hendaklah Bapak takut pada Allah SWT, sebab Allah yang Maha Melihat itu senantiasa memperhatikan kita. Lebih-lebih lagi jika Bapak dengan sangat mudahnya menuduh dengan mengatakan mendekati syirik tanpa Bapak pernah jumpai atau selidiki kebenarannya. Apalagi bila orang itu utusan Tuhan, ingatlah bahwa bila kita memusuhinya artinya kita mengambil Allah sebagai musuh kita.

    Untuk tidak menambah keliru dan resah masyarakat, maka dengan ini kami hendak menyampaikan secara ringkas apa yang sebenarnya Abuya Asaari maksudkan dalam buku TMAPBT yang ditulis oleh ibu Hatijah Aam tersebut, yang dapat disimpulkan menjadi 10 butir berikut:

    1. Buku ini kata pengantarnya dibuat oleh 2 orang doktor lulusan Perancis (ahli pesawat terbang) yang telah mengesahkan kebenaran isi buku ini.
    2. Abuya hendak bagi pukulan maut kepada Amerika.
    3. Abuya memberi hujah bahwa memang Abuya lah yang mempunyai Tsunami. Tentu saja di sini, walau Abuya kata Tsunami itu Abuya punya tapi Abuya sangat sadar bahwa Allah-lah yang membuatnya. Allah-lah yang mempunyainya. Abuya hanya tuan punya bagi pihak Allah.
    4. Abuya mengirim pesan besar pada Indonesia dengan Amerika sebagai sasarannya, bahwa Amerika ada tipu daya untuk merancang menghancurkan Indonesia seperti yang dibuat Amerika terhadap Irak.
    5. Abuya adalah pemilik Tsunami, pencatur Tsunami. Abuya mengumumkan ini setelah Tsunami terjadi 5 tahun yang lalu dan sudah terlihat kesan-kesannya seperti yang Abuya rancang. Abuya sedang mengajar bangsa Indonesia bahwa Abuyalah Satria Piningit. Sebab Abuyalah yang telah menyelamatkan Indonesia dari kehancuran oleh Amerika
    6. Melalui buku ini Abuya mengirim surat kepada Amerika. Dengan surat ini Abuya seolah menyebut bahwa untuk melawan ‘singa tua’ tak perlu dengan senjata. Tapi cukup dengan ‘poligami’ sebagai senjata untuk menjatuhkan dan ‘Tsunami’ untuk memberi pukulan maut.
    7. Selain itu dalam buku ini Abuya memuat surat untuk kaum Wahabi di Indonesia yang berpahaman bahwa tidak ada kuasa ruh dalam urusan hidup orang-orang lahir, serta mengingatkan mereka bahwa Indonesia hanya dapat diselamatkan dengan keajaiban. Dan Abuya berperanan menyelamatkan Indonesia dengan keajaiban melalui Tsunami di Aceh.
    8. Keajaiban-keajaiban yang berlaku dalam kejadian Tsunami membuktikan bahwa yang melakukannya (yaitu Abuya), adalah Putra Bani Tamim.
    9. Tsunami yang penuh keajaiban itulah yang membuktikan abuya adalah Putra Bani Tamim.
    10. Bila kini Aceh tidak berperang lagi, maka selamatlah Aceh dan Indonesia oleh Satria Piningit dari tipu daya Amerika.
    11. Karena buku ini adalah percakapan seorang utusan Tuhan kepada dunia, maka kami atas nama Global Ikhwan memaklumkan bahwa atas nama Allah dan Rasul s.a.w., kami mempertimbangkan untuk mengambil tindakan undang-undang bilamana ada usaha-usaha memfitnahnya. Dan karena hal ini berkaitan dengan Allah, maka kami menyerukan kepada seluruh anggota Global Ikhwan untuk sembahyang hajat, meminta Allah campur tangan menyelesaikan masalah ini.

    Sekian pernyataan kami, dan janji Allah pasti berlaku.

    Wassalam, 15 April 2010.

    GLOBAL IKHWAN INDONESIA

    1. DR. Ing. Abdurrahman Riesdam Effendi (Perancis)
    2. DR. Ing. Gina Puspita (Perancis)
    3. Taufik Mustafa, SE.
    4. Drs. Abdurrahman Umar
    5. Ir. M. Rizal Chatib M.Sc.
    6. Mochammad Umar
    7. H.Raja Ibadiyassyakur, MA. (Universitas Islam Antarabangsa, Malaysia)
    8. H. Fairus Abadi, Lc. (Jordan)
    9. Amal Arifin BaAgSc (Australia)
    10. KH. Saiful Hadi (Ketua MUI Lubuk Linggau)

  10. hehehe…Insya Allah nanti juga ramalannya bener2 terbukti koq…sebentar lagi!!!

  11. Iya, mengartikan ramalan tidak bisa serta merta kayak gt.. Itu mah kayak pendapat anak SD..
    Harus dipahami dalem2 dgn tingkat spiritualitas yg tinggi..

  12. SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU. Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.

    berarti saat itu UUD ’45 mungkin terhapuskan, aturan yg digunakan adalah aturan Alloh (Wahyu). Jadi untuk 32 atau 37 tahun memimpin itu tidak menjadi masalah…

  13. Yg ketujuh bukan mimpin negara ttp dunia! Hiyahh,, Mantap…
    God has a great plan,,

  14. Menurut berbagai sumber yg saya baca, terdapat kata NOTONOGORO, SoekarNO, SorharTO, Susilo Bambang YudhoyoNO, dan kurang GO dan RO,,,jd anehnya ada 2 lg.

    Dan di artikel yg sy baca tersebut BJ Habibie, Megawati seta Gus DUr tdk termasuk di Kata NOTONOGORO krn tdk menjabati jabatan penuh krn menjabat cm 1 tahun-3 tahun memang aneh, ada 7 SATRIA atau 5 SATRIA, seperti di kata NOTONOGORO

  15. Maaf ramalan 7 satria piningit yang diterjemahka\N aDaLah semua oraNg jawa salah.BerdasaRkan catatan sa\tria piningit adalah 7 wasir peraNg iMam ,mahdi ,. ratu aDil itu imam ,maHdi ketujuh OraNg itu panglima peraNg isla\m bukaN su karno suhaRto dll..

  16. “Lah iku timbuling Buda Wekasan, denen sinebut buda wiwitan iya iku ratu majapahit, iya timbuling buda wekasan iku paribasane bakal ana: sileme prau gabus, kumambanging watu item, mungguhing jumeneng nging sang ratu adil, aneng kraton katangga, pasare ana ing lurah binatu, hiya Herucakra, iya Tunjung Putih, iya Pudhak Sinumpet, jumeneng Imam Mahdi, yaiku kanjeng Nabi Isa Roh Allah” – Jangka Jayabaya Catur Sabda.
    Yang disebut Buddha akhir jaman kegelapan (bukan metteyabuddha) ya itulah raja majapahit dulu. Kelak ia akan berkraton di hutan Ketonggo. Ya itulah senjata cakra Dewa Vishnu, ya itulah ketua aliran teratai putih, ya itulah satria piningit. Semua julukan berkumpul di satu kedaton yaitu Imam Mahdi Nabi Isa Roh Allah. Ratu Adil belum Buddha, tapi orangjawa saat itu meramalnya sebagai Buddha karena baiknya.

    ‎”Sadurunge ana tetenger lintang kemukus lawa. ngalu-ngalu tumanja ana kidul wetan bener.” – Jayabaya 160.
    Jauh sebelum kejadian itu sebelumnya ada komet paling bercahaya di abad 21 yang disebut Komet Kohoutek lewat pada tahun kelahiran Ki Agung Gledek Sayuto. Komet Kohoutek datang dari selatan lenyap di timur seperti kata ramalan.

    “Momongane padha dadi nayaka perang. perange tanpa bala. sakti mandraguna tanpa aji-aji” – Jayabaya 162.
    Murid-muridnya cuma mengarah menjadi tentara. Jika berperang memakai ilmu praktis tanpa terlalu banyak ajian. Jika berperang tidak butuh kawan.

    “Apeparap pangeraning prang. tan pokro anggoning nyandhang. ning iya bisa nyembadani ruwet rentenging wong sakpirang-pirang. sing padha nyembah reca ndhaplang” – Jayabaya 163.
    Bergelar pangeran perang, meski tak berbaju jendral. Tapi bisa menyempurnakan agama besar yang menyembah patung jesus.

    “Mumpuni sakabehing laku. nugel tanah Jawa kaping pindho. ngerahake jin setan kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo.” – Jayabaya 164.
    Sudah menguasai semua ilmu gaib, membagi pulau jawa jadi tiga provinsi saja, dengan mengerahkan jin setan dan semua teman halusnya. Semua makhluk halus bersatu dibawah perintahnya.

    ‎”Pendhak Sura nguntapa kumara. kang wus katon nembus dosane. kadhepake ngarsaning sang kuasa. isih timur kaceluk wong tuwa. paringane Gatotkaca sayuta” – Jayabaya 165.
    Selesai suro 2012 sambutlah kehadirannya di Indonesia, dia baru selesai menebus dosa, sudah dihadapkan ke mahakuasa. Masih muda sudah dipanggil Ki. Andalannya Ilmu Satujuta Gatotkaca, ilmu mahaguru khodam versi india warisan eyangnya.

    “Idune idu geni, sabdane malati, sing mbregendhul mesti mati. ora tuwo, enom padha dene bayi. wong ora ndayani nyuwun apa bae mesthi sembada. garis sabda ora gentalan dina, beja-bejane sing yakin lan tuhu setya sabdanira. tan karsa sinuyudan wong sak tanah Jawa. nanging inung pilih-pilih sapa” – Jayabaya 166.
    Ilmunya adalah pedang bodhidhamma yang bisa memancarkan listrik api, yang membangkang harus mampus, gak peduli berapapun umur dia. Sabdanya cepat terbukti, beruntunglah bagi yang percaya. Sangat pemilih dalam mengambil bawahan.

    ‎”waskita pindha dewa. bisa nyumurupi lahire mbahira, buyutira, canggahira. pindha lahir bareng sadina. ora bisa diapusi marga bisa maca ati. wasis, wegig, waskita, ngerti sakdurunge winarah. bisa pirsa mbah-mbahira. angawuningani jantraning zaman Jawa. ngerti garise siji-sijining umat. Tan kewran sasuruping zaman” – Jayabaya 167.
    Jika meramal seperti dewa. Juga tahu apasaja kelahirankembali Anda sampai tujuh kali kelahirankembali. Bijak Cermat Sakti, tahu sebelum terjadi. Tahu putaran roda jaman, tahu setiap agama matinya kapan. karena itu tak takut kalah dijaman itu.

    ‎”Awus aputus weda Jawa, mung angandelake trisula. sing tengah sirik gawe kapitunaning liyan. sing pinggir-pinggir tolak colong njupuk winanda” – Jayabaya 168.
    Sudah selesai menerapkan kejawen, sekarang cuma mengandalkan ilmu trisula veda. Makna trisula ini berpindah-pindah antar bait ramalan jayabaya. Salahsatu maknanya adalah seperti diatas itu melambangkan dua orang sahabat satria piningit yang selalu bersama satria piningit. Dimana Satria Piningitnya pantang merugikan oranglain, sedangkan dua temannya menolak pencurian dan kejahatan. Dimanapun saya berada, saya selalu ada dua orang yang dekat dengan saya.

    “Sirik den wenehi, ati malati bisa kesiku. senenge anggodha anjejaluk cara nistha. ngertiyo yen iku coba, aja kaino. ana beja-bejane sing den pundhuti. ateges jantrane kaemong sira sebrayat.” – Jangka Jayabaya 169.
    Tidak mau jika diberi, sukanya mengambil paksa. Tapi tidak usah dihina, itu tandanya anda sekeluarga akan dijaga.

    ‎”Ing ngarsa Begawan dudu pandhita sinebut pandhita. dudu dewa sinebut dewa. kaya dene manungsa, dudu seje daya kajawaake kanti jlentreh. gawang-gawang terang ndrandhang” – Jayabaya 170.
    Didepan para pertapa alim, bukan pendeta dipanggil pendeta. bukan dewa dipanggil dewa. Tapi dengan memakai rasio manusia semua hal dijelaskan secara rinci. Yang dianggap tahyul kini menjadi jelas.

    “Aja gumun aja ngungun, hiya iku putrane bethara indra kang pembayun. Ana manungso kaiden ketemu, uga ana jalma sing durung mangsane. aja sirik aja gela, iku dudu wektunira. Nganggo simbol ratu tanpa makutha.” – Jayabaya 171.
    Ada orang mau ketemu dengannya, tapi belum bisa. Tidak usah kecewa, memang belum waktu anda. Ia sering membawa logo ratu tanpa mahkota. “Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: ‘Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.” – Ibr 1:6 Injil. “The Supreme-Lord of the earliest Jewish scriptures, Yahweh by name, is also the name of Indra, the Supreme-Lord of Hinduism’s earliest texts,and he is known to be cognate with Rudra-Shiva which confirms these” – kutipan dari situs ini. Adam adalah Jesus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 377 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: