Peraih Panasonic Awards 2009, Komunitas Para Idiot ?

Selama kurang lebih 2 minggu, para pesohor peraih Panasonic Award 2009 telah mengunjungi sejumlah kota besar di Amerika Serikat dan Dubai. Melihat reportasenya di berita infotainment di sejumlah televisi nasional jelas bahwa acara itu semata hanyalah kunjungan wisata serta tak ketinggalan pula aktivitas belanja dan membeli oleh-oleh untuk keluarga dan para sahabat di tanah air.

Sungguh sangat disesalkan kenapa sponsor Panasonic Award memilih membeli paket wisata ini yang tentu membutuhkan dana sangat besar, milyaran rupiah di hambur-hamburkan untuk warga Amerika Serikat yang masih tetap mega kaya raya meski di landa krisis keuangan global. Lebih menyesakkan dada lagi adalah melihat para pesohor Indonesia peraih Panasonic Award 2009 yang bertingkah laku bak orang kaya baru (OKB), menyombongkan diri, memamerkan keberadaannya di Amerika Serikat seolah  bagian dari Selebritis Hollywood. Sungguh figur publik yang tak pantas di teladani. Apalagi bersama rombongan terdapat pula Calon Anggota DPR RI 2009 terpilh.

Masalahnya ini adalah krisis global bung ! Bisakah kita mengerem nafsu serakah kita untuk sementara waktu sampai krisis global usai ? Lebik baik kita belanjakan uang hadiah itu untuk menggulirkan pasar domestik Indonesia saja. Membantu para pelaku ekonomi Indonesia untuk bergembira karena produknya kita beli.  Mungkin anda perlu merenungkan fakta di bawah ini :

Puluhan bahkan ratusan kursi di sejumlah pusat makanan beberapa sentra belanja di Singapura yang biasanya terisi penuh oleh pengunjung kini tampak agak lengang. Toko-toko dan restoran relatif tidak sepadat dulu. Tidak ada antrean di gerai makanan baik pada jam makan siang maupun malam. Para wisatawan asing menahan diri untuk tidak tamasya ke negeri Singapura ini. Tidak pula memenuhi hotel-hotel di Orchard Road. Keadaan di Singapura ini lebih kurang sama dengan situasi di Dubai, Hongkong, Taiwan, Korea Selatan dan Jepang. Dubai adalah fakta yang mengejutkan mengingat Dubai bagi para turis adalah segalanya. Ratusan bahkan ribuan apartemen mewah yang hanya bisa di jangkau pemilik deposito fantastis tampak sunyi senyap sebab penghuninya libur panjang ke negerinya sendiri di Eropa, Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Keadaan pasar Dubai kini agak meredup alias istirahat sejenak. Krisis ekonomi global membuat warga dunia tidak sembrono belanja.

Bagi anda yang maniak gaya hidup ala Hollywood pasti tak asing dengan film Sex and the City terutama sosok Carrie Bradshaw yang digambarkan sebagai lajang, kolumnis masalah sex dan cinta yang tinggal di New York, serta bergaya hidup masyarakat kelas atas. Dalam Sex and the City 2 yang pengambilan gambarnya akan di mulai tahun ini, Bradshaw akan berubah menjadi pribadi yang lebih hemat dalam membelanjakan uangnya.

Aktris Sarah Jessica Parker (44) yang berperan sebagai Carrie Bradshaw menyatakan, ” Penggemar (Sex and the City) akan menjauhkan diri dari dia (Bradshaw) kalau kami tak peka pada krisis global, ”

Bukan main, komentar yang luar biasa. Apa komentar Parker selanjutnya :

” Kondisi ekonomi negara ini (AS) telah berubah secara signifikan. Dia (Bradshaw) juga terkena imbas perubahan itu karena ia bukan perempuan idiot. Maka, gaya hidup dan pola pikirnya pun harus berubah !

Ah, selebritis yang cerdas dan berkelas. Indonesia memerlukan banyak figur publik yang bersikap seperti itu. Jelas …!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: