Malaysia Menang “Perang” Lawan Indonesia !!!

Kita harus akui bahwa Indonesia kalah telak. Malaysia memenangkan “pertempuran”  dengan cerdik melawan Indonesia. Malaysia menggunakan beraneka modus untuk melakukan “invasi” tepat ke jantung Indonesia. Bagaimana bisa ?

Ketika sentimen anti Malaysia mencuat karena kasus Blok Ambalat, tiba-tiba 2(dua) aktor asal Malaysia main bareng menjadi bintang utama dalam sebuah sinetron di RCTI. Tiba-tiba pula sebuah sinetron di SCTV menggunakan dialek Malaysia. Ada pula 2 (dua) stasiun televisi swasta yang di kenal dekat dengan investor dari Malaysia, berita-beritanya sangat gamang dan cenderung menguntungkan Malaysia. Ada pula sebuah tabloid infotainment yang ketika kasus Manohara bergulir justru judul headline beritanya seolah memuji budi pekerti yang baik dari sang Pangeran Kelantan dengan huruf besar memenuhi halaman muka. Alasannya mungkin agar calon pembaca tertarik untuk membelinya. Tapi ini sangat aneh dan ganjil. Justru ketika orang Malaysia tabu menjelekkan orang sendiri, Bangsa Indonesia justru bermurah hati menjual harga diri dengan murah, membeberkan keburukan kita sejelas-jelasnya sehingga mereka tahu siapa kita. Dengan alasan memaparkan berita yang seimbang dan adil. Ini jelas menunjukkan kelemahan karakter dan moral kita. Media berita Indonesia seperti musuh dalam selimut bangsa kita. Mereka tidak melakukan hal itu !

Siapakah kita sampai berani sok jagoan menantang perang negeri tetangga ?

Kasus Blok Ambalat adalah kasus yang ironis. Klaim Indonesia pada Ambalat selalu diberitakan di media massa di dasarkan pada hukum internasional. Sementara klaim Malaysia berdasarkan pada peta yang mereka buat sendiri. Di sinilah letak ironisnya. Bukankah itu berarti Malaysia melanggar hukum internasional karena sengaja memasuki wilayah Indonesia secara illegal. Malaysia terkesan sengaja berani menantang hukum internasional yang kita klaim sampai berulangkali memasuki kawasan Ambalat. Hukum Internasional yang mana ini ? Untuk apa Indonesia terus menerus menjadi anak manis, membiarkan Malaysia melanggar hukum Internasional di wilayah Indonesia ? Atau kita sebenarnya takut ? Bila memang Blok Ambalat sesuai dengan Hukum Internasional adalah menjadi wilayah/milik Indonesia maka kita berhak mengambil tindakan militer tanpa ampun terhadap kapal-kapal perang Malaysia yang sengaja memasuk wilayah Ambalat tanpa ijin. Apa yang perlu di khawatirkan ?  Daripada tentara-tentara kita gugur akibat kecelakaan mengendarai pesawat yang tua dan tak terawat, saya sarankan mereka gugur menabrakkan pesawat bobrok itu ke kapal-kapal perang Malaysia. Menjadi pasukan Kamikaze ! Ironisnya lagi, kenapa justru anggota DPR RI “sowan” ke Malaysia ? Untuk apa menjelaskan sesuatu yang secara hukum Internasional sah menjadi milik Indonesia ? Ini seperti orang yang mengemis-ngemis dan menghiba-hiba. Untuk apa menawarkan negoisasi melalui jalur diplomasi ?  Kedengarannya seperti sebuah proses tawar menawar. Untuk apa Blok Ambalat menjadi milik Indonesia bila akhirnya Malaysia/Petronas terlibat sebagai operator minyak dan gas di Ambalat ?

Malaysia benar-benar telah memegang kunci kelemahan kita sebagai bangsa. Harga diri dan karakter kita begitu lemah dan murahan. Saya merasa tidak yakin bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang.

Dalam era globalisasi sekarang ini uang/modal adalah panglima. Investasi/investor adalah segala-galanya. Peran negara cuma angin lalu yang baunya seperti kentut. Indonesia benar-benar tidak berdaya. Ia seperti sekumpulan pengemis yang malas tapi bermimpi jadi Kaisar, suka menghambur-hamburkan uang untuk berposta pora dan beranjangsana ke seluruh dunia.

2 Tanggapan

  1. Karena hampir kebanyakan orang takluk.. dan menjadi ciut nyalinya untuk menjadi ‘tidak memiliki duit..” or ..”Duitnya berkurang” or “Ntar gak Makan” etc..
    Mau orang itu Ulama laaah.. nasionalis (Jamana ini mah Kedok doang)….!
    Karena malaysia lebih makmur dari kita..,
    kalo umpama(sekedar umpama loh, bukan provokasi/ngomporin) ntuk perang tentara kita jauh lebih besar-2 nyali-nya..! Sipil kita banyak yg bersedia mati bela negara..!. yang takut mah para Politisi.. Pengusaha.. etc..!
    (IMHO)

  2. Rakyat indonesia berani, tapi pemerintahnya takut. entah takut apa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: