Cerita Ketoprak : Trah Mataram Menggugat ?

Den Baguse Bagus Dhewek

Benar kata Presiden Yudhoyono. Ini mungkin salah satu penggalan cerita ketoprak. Sama seperti pencalonan Sri Sultan Hamengkubuwono menjadi Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2009 nanti. Entah dari partai apa. Tapi siapa peduli ? Terkadang saya merasa sertifikat asal-usul (Serat Kekancingan) ini palsu. Sebab sampai saya lahir sampai setua ini belum pernah dapat undangan reuni keluarga Kerajaan Mataram atau bahkan di undang kumpul-kumpul di Keraton Yogyakarta. Ngomong sama Sri Sultan sendiri pun belum pernah jadi seperti cerita Ketoprak saja. Jadi kalau ada yang berminat membeli sertifikat asal-usuaya akan lepas. Harganya 1 milyar, he..he…he…

Dalam sertifikat ini ada Stempel Kraton Yogyakarta tahun 1915, tapi terdapat juga stempel Jaman Jepang dua buah tahun 2602 dan 2604. Sedang ayah saya lahir tahun 1937 dalam sertifikat ini. Berarti ini dibuat sebelum Indonesia merdeka. Kenapa kakek dan kakek buyut malah sibuk membuat sertifikat ini sementara orang lain sibuk berperang melawan Jepang ? Ah, entahlah. Dalam sertifikat ini keluarga kami dari garis bapak adalah keturunan Panembahan Senopati dari garis Gusti Kandjeng Pembayun. Jadi pewaris tahta langsung Keraton Mataram. Sedang dari keluarga ibu keturunan dari Sultan Agung. Benar-benar ketoprak !

Serat Kekancingan

Serat Kekancingan

26 Tanggapan

  1. SAATNYA TRAH MATARAM MENGGUGAT

    Banyak tugas yang harus diselesaikankan trah mataram. Serat kekancingan adalah simbol, kekuatan dari sebuah tanggung jawab. Kerajaan mataram sebagai simbol kekuatan jawa (miniatur indonesia) memiliki tanggung jawab besar atas kesejahteraan bangsa indonesia lahir maupun batin.

    Sebagai contoh di jogjakarta ada Bantul (bantalaning tulodo). Siapa orang pertama yang punya kewajiban dan hak untuk menegakkan kembali gelar SENOPATI ENGALOGO SAYIDIN PANOTO GOMO. Siapapun yang siap mengemban tugas ini BANYU MATARAM siap mengawal tumekaning pati. Wassalam.

    • Terima kasih atas komentarnya. Saya juga lihat blog anda. Bagus sekali Pak.

    • sedikit membuka cataan ke tahun 1985 : alkisah , kami sekeluarga : aku ( sukmara ), ayah ( alm ) dan ibu………….dalam saat saat istirahat .
      Ayah seorang PNS MABES ABRI CILANGKAP, pulang kekeluarga kamis malam dan sabtu malam. Di saat-saat istirahat itulah sering datang ( ke dalam raga ayah) pada ayah seorang sepuh mengaku : seorang raja dimasa lalu dengan nama abah MUNDING KAWATI ( setingnya sebelum peradaban islam ), seterusnya mennyatakan sebuah sirsilah /garis keturunan , bahwa kami ini adalah garis keturunannya.dari matarantai yang terputus . Entah sejak buyut yang mana terjadi putusnya rantai itu. Dan sepertinya ada sebuah penekanan bila keluarga kamilah yang harus menyambungkan kembali agar mata rantai ini kembali utuh.
      Di lain saat, beliau mengaku pula sebagai ;abah SUTAWIJAYA ( mungkin kah SULTAN AGUNG ? ) , karena pada suatu saat ku tanyakan ; apakah benar beliau itu gelarnya SENOPATI ING ALOGO SAYIDIN PANATAGAMA, ?
      kemudian beliau menangis, sebuah ungkapan haru , sedih, bahagia. Karena mungkin selama ini, ( kurang lebih 350 tahun ) beliau mendengar kembali gelar yang pernah di berikan kepadanya. dan pula beliau menyatakan belum meninggal/wafat.
      sampai saat ini beliau masih selalu ada dalam lingkingan keluarga kami, juga paman /bibi, saudara-saudara dari ayah, sedangkan kalau dari ibu, konon trah panyalu.
      Dari sela-sela obrolannya juga beliau mengatakan bila sejarah yang di catat banyak sekali rekayasa, atau mungkin hasil survey tidak maksimal, sehingga tercampur fiktif, sehingga sejarah jadi salah kaprah , katanya )
      Untuk semua kejadian ini kami masih gelap tentang kebenarannya, dan kami mohon kepada siapa saja yang masih bisa peduli tentang kebenaran sebuah sejarah, terangkanlah tentang masalah ini, atau kebetulan adalah satu matarantai ini, kami haturkan assalamu alaikum .

  2. Saya secara fisik tidak punya bukti dari keturunan Sultan Agung mataram,tetapi bila ketemu sesepuh2 mereka mengakui bahwa aku keturunan sah Sultan Agung dengan gelar: Eyang Alit Suryo Wirobhumi.
    he..he….terlalu tinggi tapi ku percaya saja.

    • gombal sampeyan!!! byk orang mengaku-aku keturunan Raja Jawa, tapi tdk memiliki bukti2 kuat! anda punya kekancingan tdk? jgn hanya mengaku-aku!

      • Kalo jadi keturunan Raja Jawa pas makan di Warteg nggak bayar, ya berarti ada manfaatnya.. Kalo pas di Warteg disuruh bayar juga, apa gunanya??

        Makan tuh gelar kebangsawanan!!!🙂

  3. ya benar seperti ketoprak,,kata ayah saya kami ini merupakan turunnya dari ratu pemabayun yang menikah gengan ki ageng mangir serta dari selir ke-4 panembahan senopati itu yg nantinya menurunkan eyang putri kami,kalo dari eyang kakung dari pangeran betoro katong dan pangeran buono keling,,,kalo di liat2 kata orang jawa sih MBULET AE hehehe…tapi ada cerita dar keluarga kami yg merupakan catatan merah terhadap pangeran Jolang terhadap keluarga kami,,,dan kami mengetahui KEBENARANNYA mengenai kematian beliau ini yg ktanya meninggal karena kecelakaan saat berburu

  4. Mas Gusti Kanjeng Pembayun yang anda maksud kira2 hidup di tahun berapa?…………

  5. Kang mas, mari bersama kita susun kembali kejayaan Mataram, Trah Mataram merupakan cikal bakal berdirinya kembali Mataram Raya yang modern, insya Allah warisan dari eyang buyut canggah kita akan membuat bangsa ini menjadi bangsa yang mandiri tanpa hutang dari manapun dan Trah Mataram akan jaya kembali. http://www.facebook.com/anggun.wicaksono

    • R Dendy Noegroho adalah nama lengkap saya yg diberikan bapak saya,tapi sampai sekarang saya ga pernah tahu dari mana gelar Raden yg ada di depan nama saya ini, dan saya sangat ingin mengetahuinya minimal untuk mempertanggung jawabkan gelar R yg ada di depan nama saya,mungkin bapak – bapak ada yg bisa membantu saya,terima kasih

    • setuju dgn anda! mari kita jayakan kembali KERAJAAN MATARAM!!

    • Mataram Raya kalo berani melawan NKRI, berarti harus menghadapi saya dulu!

  6. Gelar “R” Raden (Yogya) kalo “KRH” Kanjeng Raden Haryo (Surakarta) yang Panjenengan sandang semestinya turun dari garis Bapak (Raden) atau Ibu (Raden Nganten) dan gelar Raden tersebut biasanya dari Yogyakarta disertai/dibuktikan dengan adanya Serat Kekancingan yang di keluarkan oleh Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat milik Bapak/Ibu atau Eyang/Buyut, coba tanyakan ke orang tua Panjenengan, apabila benar ada maka Panjenengan bisa mengurus Serat Kekancingan milik Panjenengan ke Tepas Darah Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat (dekat alun-alun Lor) dengan membawa bukti Serat Kekancingan dari orang tua atau eyang/buyut. Wassalam.

    • maaf kangmas djati? kawulo mung diperintah sowan ning imogiri bakal diduduhake makam eyang kulo ttrs meteseh, mung nek pun ngertos didawuhi meneg ojo ngaku2 nek boten diakui, ampun golek2 ning nyatane boten digoleki, diparingi petedah nek eyang niku 3 serangkai medel” langkat”cirine numpak gerobak sapi, 2 trah sampun kepanggih klg langkat mung 1 klg , insaallh klg kawulo boten angsal kedenangan, ciri beto tombak Kanjeng Kyai betara katong klihan keris sang congkrang, nyemagaaken bnr boten niku urusan gusti kang agung,

  7. Assalamu’alaikum saudaraku smua…
    Ada kah diantara saudara2 smua yang punya susunan silsilah keturunan kerajaan mataram?
    Kalau ada yang punya, boleh dikirim dong ke imel saya dhany.gilbert@gmail.com

    Terima Kasih.
    Wassalam

    Danny S

    • panembahan senopati mataram/ingkasinuhun amangkurat I . . . Pangerang Suryodilogo . . .trah Gagak . . . dst aku ,,,,

      • Ada yang punya silsilah keturunan dari GRAy Adipati Sindurejo (putri Amangkurat 1) ? Bila ada mohon kiranya dapat dishare ke kami di email yantichiqi@gmail.com. Terimakasih. Wassalam.
        Yanti

  8. baru mencari silsilah raja-raja mataram…

  9. Jangan dihapus Akang. Ini pencerahan. Agar bisa dibaca banyak orang. Negara dan anak bangsa ini kayaknya dibohongi terus bahkan oleh media potensialnya, TV. Atika Sunarya dan TV ONE adalah wartawan dan media televisi tolol dan dan bodoh dan harusnya diadili di PN pagi ini karena telah melakukan trial by the press. Atika Sunarya di TV ONE mengatakan bahwa Abu Bakar Ba’asyir “terlibat” aktivitas terorisme dan pendanaan terorisisme di Aceh. Atika Sunarya dan TV ONE tidak mengatakan “diduga/dituduh” terlibat …. Harusnya Atika Sunarya dan TV ONE yang diadlidi di PN.
    Tak ada wartawan dan media di dunia ini yang berani melakukan trial by the press kecuali Atika Sunaray dan TV ONE. Bagaimana mereka tahu Abu Bakar Ba’asyir adalah teroris? Bagaimana Atika Sunarya dan TV ONE serampangan dan berani main tuduh dan mendakwa? Inilah sebuah bangsa yang sakit akibat media di negara ini sendiri yang tidak akurat dan terbawa misi pemfitnahan keji terhadap anak bangsa sendiri, tanpa bukti dan hanya berangkat dari opini yang sengaja dibuat untuk kepentingan tertentu. Adalah sembrono dan ketololan TV ONE. Media-media TV Barat yang sangat berani tidak pernah melakukan trial by the press dan selalu mengatakan “diduga” maupun disebut-sebut. Dan bila kita membaca di sebuah sumber penting, misalnya, di Wikipedia saja, tak ada yang berani mengatakan seperti Atika Sunarya dan TV ONE. Wikipedia menulis misalnya bahwa: “Abu Bakar Ba’asyir bin Abu Bakar Abud, biasa juga dipanggil Ustadz Abu dan Abdus Somad (lahir di Jombang, Jawa Timur, 17 Agustus 1938; umur 72 tahun), merupakan seorang tokoh Islam di Indonesia keturunan Arab. Ba’asyir juga merupakan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) serta salah seorang pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu’min. Berbagai badan intelijen menuduh Ba’asyir sebagai kepala spiritual Jemaah Islamiyah (JI), sebuah grup separatis militan Islam yang mempunyai kaitan dengan al-Qaeda.” Abu Bakar Ba’asyir membantah karena dia memang bukan teroris. Dia hanya kiyai biasa, punya pesantren, untuk memberikan ilmu agama dan mencari nafkah keluarga dan saudara-saudaranya. Kami adalah wartawan-wartawan investigatif. TV ONE adalah sebuah penyebar kebohongan. Kita harus hati-hati dengan media-media buruk total seperti ini. Atika Sunarya dan TV ONE ternyata adalah wartawan pelanggar kode etik jurnalistik (universal) yang berlaku di seluruh dunia. Negara ini makin hancur karena ulah media-media lokal seperti ini.

  10. Para bangsawan kapan kumpulnya ya?

  11. ayo sm2 g usah merasa dirinya hebat,pinter,monggo ojo rrumongso biso nanging biso rumongso, jangan mengaku2 nyatanya tdk diakui, jgn mencari2 nyyatanya tdk dicari, kl tdk mengingat amanh leluhur sdh sy buka tersebarnya putra mahkota dr “LANGKAT” 3 serangkai pangeran klr meninggalkn indentitas , menyebar sampai mijen dgn gerobak sapi, karya nyat bt kesejahteraan kawulo mung ojo2 ngaku trah mataram gw wirang trah, banteng mataram kudu bersatu ngangkat harkat martabate kawulo kuwi sing disebut satrio

  12. salam Rahayu semua,Tepangaken Kulo..(menurut Serat Kekancingan)mungkin ada yg sama nanti trahnya tlg kontak saya,swn
    .K.Panembahan Senopati
    1..K.Panembahan Purobojo I
    2..K.Panembahan Purobojo II
    3..KRT Gadjah Barong
    4.,RM Ronggo Badrudin
    5. Rngt Dalim
    6. Rngt Tebok
    7 .Rngt Trunodongso
    8..Rngt Joyokusumo
    9 .Rngt Joyoharjo
    10.R Kusen Warnodisastro
    11.R Soeprapto Pradyasa
    12 R Sumbadha Panyaksa ( saya).
    mksh banyak sebelumnya kalau ada yg kenal di atas saya,swn sekali lagi

    • Kita sama-sama Trah Mataram Panembahan Senopati, miturut Serat Kekancingan silsilah kula saking garis Ibu makaten:

      Kangjeng Panembahan Senopati Hing Ngalogo Ing Mataram
      1….P.Ap. Mertalaya I
      2….P. Mertalaya II
      3….RT. Mertalaya III
      4….RM. Mertalaya IV
      5….RDm. Mertawilaga
      6….RDm. Mertacendana
      7….RNgt. Mertaleksana
      8….RNgt. Kertajanti
      9….R. Mertadurya
      10..R. Sontopawiro
      11..R. Siswomiharjo
      12..RNgt. Marsini
      13..R. Agus Prawoto (saya )

      Menawi miturut Serat Kekancingan silsilah saking garis Bapak mekaten:

      Ngarso Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Sultan Hamengkubuwono Ingkang Jumeneng Kaping III
      1….BPH. Diponegoro
      2….KPA. Diponegoro II
      3….RM. Proyomenggolo
      4….RDm. Wonodipo
      5….RNgt. Sinem
      6….R. Dulkanan
      7….R. Kartosono
      8….R. Radjiman
      9….R. Agus Prawoto ( saya )

      Kalaupun diantara Panjenengan2 ada yang sama trahnya mohon hubungi saya di email: mataram.trah@yahoo.com

  13. PAGUYUBAN KETOPRAK HUMOR???????????????????????

    LOETJOEEEEEE BANGET, TAPI MASIH KALAH LUCU SMA YANG DI GEDUNG SANA TUH

  14. Assalamualaikum WR WB, saya adalah cucu dari Raden Mas Notosoemito bin Raden Mas Noto Hadisaputro, saya hanya ingin mengetahui garis keturunan dari kakek saya tersebut, adakah dari saudara-saudara yg mengetahui dari mana garis keturunan, sekedar informasi ketika saudara sepupu saya berkunjung ke keraton yogya dan ditunjukan KTP atas nama Kakek saya, saudara sepupu saya langsung di ajak masuk dan diajak berkeliling keraton dan ditunjukkan silsilah dari orang tua kakek kami tersebut, Terimakasih Wassalamualaikum WR WB

  15. Weleh, para adipati dan keturunan raja pada rebutan tahta nich ceritanya :))

    Sudahlah, itu kan hanya titipan Gusti Allah SWT…. Ikhlasin aja..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: